Viral

Kisah Si Dokter Tanpa Tarif ,Bayar Seikhlasnya, Gak Punya Uang Gak Usah Bayar

INDRAMAYU – Seorang dokter di Indramayu, Jawa Barat memiliki cara unik dan menginspirasi saat membuka praktik dokter. Dokter tersebut menghilangkan kesan berobat ke dokter membutuhkan biaya besar.

Dokter yang menginspirasi tersebut bernama dr. S. Wijaya. Beralamat di jalan D.I. Panjaitan No.76 Indramayu, dr. Wijaya membuka praktik dokternya setiap Senin-Sabtu mulai pukul 09.00 – 13.00 WIB.

image : kumparan.com

Cerita tentang dr. Wijaya diunggah di akun Facebook Iwan Pangka,
“Dia mengerti untuk apa dia dilahirkan,” tulis akun Iwan Pangka.

Dalam keterangan di papan kliniknya, tertulis “Kanggo Wong Cilik,” yang artinya kliniknya itu ditujukan bagi orang-orang kecil.  Pasien tidak dipatok tarif tertentu, bagi yang berniat membayar dipersilakan memasukan ke kotak sejumlah uang seikhlasnya. Bagi warga yang kebetulan tidak memiliki uang lebih diperbolehkan untuk tidak membayar alias GRATIS.

Setelah di telusuri pihak kumparan, Benar saja, nyatanya klinik kesehatan itu memang tidak mematok tarif tertentu. Ia hanya meletakan kotak amal di ruang pemeriksaan.

Baca Juga :  Menabung Selama 20 Tahun, Nenek Penjual Daun dan Tempe Ini Akhirnya Berangkat Haji

Foto plakat tempat praktik dr. S. Wijaya itu mengundang komentar kagum dari warganet. Ada yang menyebut si dokter berhati mulia, hingga mendoakan sang dokter panjang umur.
***
“Sungguh mulia hari dokternya,” tulis Evie Yanti Situmorang.
“Masih ada dokter yang berperikemanusiaan,” tulis Heri Latief.
“Subhanallah, semoga Tuhan menganugerahi dokter S. Wijaya umur yang panjang, Amiin,” tulis Nur Syamsudin Elbanggan.
“Negeri ini lebih butuh sejuta orang seperti dokter ini daripada seorang Setnov,” tulis Komala Kartawinatta.

**

Dan inilah 8 FAKTA PENELUSURAN Tentang DR.S WIJAYA (KUMPARAN)

1. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
2.Tidak Mau Nama dan Fotonya Diviralkan Karena Tidak Ingin Perbuatannya Menjadi Ajang Pamer Dan Juga Beliau Tidak Ingin Terkenal.
3. Menghapus Tulisan “Kanggo Wong Cilik” di Papan Klinik karena tak ingin niat baiknya di salahgunakan”
4. Bukan Hanya Mengobati, tapi juga Berbagi Pakaian Bekas Untuk Yang MEmebutuhkan
5. Kebaikannya Menular, Mayarakat Ikut Membantu, Bantuan Dari Masyarakat untuk Dokter Wong Cilik Berupa Perlengkapan Properti ataupun Untuk pasien
6. Semua Boleh Membantu, Asal…Jangan sebut merk seperti nama, organisasi,atau preferensi politik. Bantuan di harapkan murni atas nama kemanusiaan.
7. DR. S Wijaya Punya Pekerjaan Sampingan Bekerja Di Klinik Lain Untuk Memenuhi Biaya Operasional Kliniknya
8. Ingin Mendirikan Klinik Serupa di Tempat Lain

Baca Juga :  Anak Tukang Tambal Ban ini Hafal Al Quran 30 juz

Semoga adanya berita ini dapat menginspirasi seluruh dokter di Indonesia ya ,dan bisa di jadikan contoh untuk terus membantu sesama.

Sumber : Solopos – Kumparan
Editor : Fyaindonesia


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!